Ketika Devi bercerita

01.21

Haloo semuaa.. Sudah lama aku nggak nulis di blog..hihi.. Ada beberapa alesan yang buat aku nggak bisa nulis, salah satunya adalah : sibuk (baca : Sok Sibuk :p) Nahh, waktu lagi ngoprek-ngoprek email, ketemuu dehh email dari Devi.. Devi kirim kisah hidup dia, enn pengen di publish gituu, dulu aku juga pernah nulis one of her story (klik : ini) Email ini udahh dikirim cukup lama, (3 Mei 2011) tapii aku baru publish sekarang *gubrak* hahaha.. Muuphkan teman-mu inii devii :p Kalo ada komen warna merah, itu komen isenk darii kuuu..hihihi.. 

Banyak hal yang gue alamin akhir-akhir ini, banyak tekanan yang Tuhan izinkan terjadi atas gue, tapi gue belajar banyak hal dari apa yang gue alamin itu.. Let's start..
Gue adalah seorang cewe dengan karakter Sanguin Melankolis, gue sudah 5 tahun bergabung dengan sebuah komunitas yang sangaad luar biasa. Gue bener-bener merasakan suasana keluarga disana and i'm so blessed become one of them. Banyak hal yang sudah gue lakukan bersama mereka, fellowship ke bandung, dinner waktu hari Valentine, sampai nangis bareng ketika kita sedang mengalami banyak tekanan. Dalam komunitas ini, kita belajar untuk memahami satu dengan lainnya. Terkadang sulit untuk bisa mengerti orang lain yang mempunyai latar belakang keluarga berbeda, karakter berbeda, tapi bukankah besi menajamkan besi dan manusia menajamkan sesamanya?? :) Hal itulah yang gue alami di akhir tahun 2010 ini.. (dan saya baru mem-publish pertengahan 2011, maafkan akuu devii :p)

Gue punya seorang teman baik, just called him Mister.X.. Mister.X ini sering bangeed curhat ke gue, kalo dia ada masalah, ataupun lagi seneng kita sering berbagi cerita dan nge-back up satu sama lain. Tapi suatu hari, si Mister.X lagi stress bangeed karena dapet banyak tekanan. Seperti biasa dia cerita sama gue, dan karena gue adalah orang yang to the point, sepertinya si Mister.X tidak trima dengan masukkan yang gue kasih ke dia. Akhirnya Mister.X cerita ke temannya yang lain yaitu Miss.A. Nggak taoo gmana cerita jelasnya, si Miss.A jadi memojokkan gue, dengan berkata bahwa gue menuduh Mister.X sehingga dia makin nge-down dengan masalahnya..

Gue shock enn nangis sejadi-jadinya saat itu, karena sebenernya gue sama sekali tidak bermaksud untuk menghakimi. Gue cuma kasih nasehat sama seperti biasa koqq. Mungkin juga karena sudah lewat banyak mulut jadi ada banyak bumbu waktu sampe di telinga gue..hehehe.. 

Karena kejadian itu, gue enn Mister.X sempet nggak ngobrol beberapa waktu. Daaan ternyata, Mister.X pun kaget ketika gue dituduh menghakimi dia (tampaknya ada miskom :D) karena menurut Mister.X, bukan hal itu yang dia ceritakan ke Miss.A. Akhirnya Mister.X berusaha minta maaf ke gue, tapi saat itu gue cukup mengeraskan hati gue karena terlanjur sakit hati.. Tapi gue akhirnya memaafkan Mister.X jugaaa :)

Lalu bagaimana dengan Miss.A??
Miss.A adalah sahabat gue dari SMP. Kita berteman sampe sekarang enn gue taoo Miss.A punya sifat yang cukup keras dan susah untuk dibantah, apalagi untuk minta maaf.. Tapi tiba-tiba si Miss.A menjelaskan apa yang terjadi dan dia mengaku salah lalu dia MINTA MAAF ke gue (
di capslock soalnya devi kirim-nya gituu jugaa :p) Gue sangaad shock! Dari SMP temenan sama dia, belum pernah kayanya dia minta maaf ke orang, gue kenal dia seperti apa. Dia bener-bener nyesel enn berusaha memperbaiki hubungan persahabatan gue dengan Mister.X..

Dari kejadian simpel ini, gue bisa melihat gmana Tuhan bisa mengubah sifat seseorang. Orang yang keras hati-nya pun bisa Tuhan lembutkan. I really amazed with God.. Tuhan bener-bener membentuk sifat anak-anakNya yang mo dibentuk oleh-Nya..

Melalui hal ini gue belajar, kalo setiap masalah yang terjadi itu diizinkan Tuhan untuk memproses kita. Walaupun awalnya kita bakal nangis, kecewa ataupun marah, tapi percaya dehh segala proses dari Tuhan pasti mendatangkan kebaikan. Kita nggak akan tau apa yang akan terjadi sampai Tuhan sendiri yang menyelesaikan pada waktu-Nya. Gue belajar untuk memiliki respon hati yang benar saat proses itu terjadi dalam hidup kita..

Aku ingeed bangeed waktu Devi cerita tentang hal ini. Aku saluut sama dia. Aku taoo saat itu dia punya hak untuk protes, untuk negor si Miss.A karena dia benar.. Tapi Devi sudah memilih bagian yang terbaik : tetap diam dan berdoa. Sampai Tuhan menunjukkan keadilan-Nya bagi orang yang benar.. 4 thumbs up for you Deviiii *bighug*


Devi lagi di Sinciapo..ihiiyyy.. Mana oleh-oleh untukku deviii?? :p




You Might Also Like

3 komentar

  1. Ai Kezzz...Lama kali pun kau tak menulis (bacane pake logat batak ya...:p). Kez, Salam buat Devi ya,tak tambahin nih 4 thumbs up for her ^^V

    BalasHapus
  2. jadi dikuatin lagi baca blog ini hehe. Semua anak-anak Tuhan lagi dalam proses pemurnian & pembentukan yah :D

    BalasHapus
  3. @kak mega... iyaa nehh kak, lagi nggak dapet ide apa2 loo untuk nuliiis.huhuhu. pengen kaya kak mega yang stiap hari bisa dapet inspirasi untuk nulis.hohoho.. iyaa nnti salam-na ku sampein :]

    @nonik.. betuuul niiiikk.. Tuhan mo kita semakin hari semakin disempurnakan dlam Tuhan :D

    BalasHapus

pliss give your comments to encourage me :)

Subscribe