Laman

11 Januari 2011

Kenapa Tuhan membuat Firaun keras hati??

Ingeet nggak ceritaa bangsa Israel yang ditawan di Mesir dan Musa datang untuk mengeluarkan Bangsa Israel dari Mesir?? Ingeed waktu Musa menghadap Firaun tapii Firaun mengeraskan hatinya dan tidak mengizinkan bangsa Israel keluar dari tanah Mesir?? kaloo lupaa ayoo bukaa Keluaran 7 dehh :)

Pernahh nggak terlintas dalam pikiran kalian knapaa Tuhan nggak langsung ajaa kluarin bangsa Israel dari tanah Mesir?? Knapaa Tuhan nggak buat hati Firaun lembuut enn langsung izinin tuhh bangsa Israel keluar?? Pernaah nggak hayoo?? Gue sehh pernaah..hohoo.. Bahkan gue pernah bertanya-tanya heraan, waktu Tuhan panggil Musa di padang gurun (Keluaran 6), Tuhan janji akan mengeluarkan bangsa Israel dari tanah Mesir (ay.6) tapii knapaa Tuhan malaah mengeraskan hati Firaun sehingga bangsa Israel tidak bisa keluar dari tanah Mesir??



Inii diaa jawabannya, mari kita kupaas setajam silet... :p

Keluaran 7 : 3-5 mencatat : "Aku akan mengeraskan hati Firaun..." (ini berarti Tuhan yang mengizinkan Firaun berkeras hati) Kenapaa Tuhan mengeraskan hati Firaun?? Jawabannya ada di kalimat selanjutnya.. "Aku akan memperbanyak tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang Kubuat di tanah Mesir.."

Yaa jawabannya adalah : karena Tuhan mo membuat tanda-tanda heran, mujizat-mujizat yang tujuannya tidak lain adalah untuk menunjukkan kebesaran Tuhaan...!! Waktuu gue dibukain hal inii, gue jadii ngerti, knapaa Tuhan seringkali izinkan sakit penyakit menyerang kitaa, knapaa Tuhan seringkali izinkan masalah dan tekanan  terjadi dalam hidup kita, mungkin sampai kita tidak punya harapan lagi, sampai kita jatuh ke titik-titik terendah dalam hidup kitaa (i ever felt this).. Ituu semua diiZinkan Tuhan terjadi supayaa kita mengalami tanda-tanda heran, supaya kita mengalami mujiZat.. Dann melalui mujizat yang kitaa alami, kitaa akan semakin menyadari dan mengakui kebesaran dan kedaulatan Tuhan atas hidup kitaa..!! Bukankah mujiZat terjadi karena adaa masalaah terlebih dahuluu?? :)

Begitu pula dengan bangsa Israel, kaloo Tuhan tidak mengeraskan hati Firaun, Tuhan tidak bisaa membuat tanda-tanda heraan dan mujiZat (salah satunya ke-10 tulah).. Tuhaan ingin bangsa Israel melihat kebesaran-Nya (bagaimana bangsa Israel diluputkan Tuhan dari ke-10 tulah).. Tidak hanya bangsa Israel, Tuhan jugaa ingin orang Mesir taoo bahwa Dia adalah Tuhan.. (read KeLuaran 7 : 5a  dan orang Mesir itu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN..)

Okaay terjawab bukaan..??hehee.. Tapii pertanyaan gue nggak sampai situ ajaa, i ever ask God.. Tuhan, knapaa ketika Tuhan sudah izinkan bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, Tuhan kembali mengeraskan hati Firaun yang menyebabkan Firaun dan pasukannya mengejar bangsa Israel?? 

"Aku akan mengeraskan hati Firaun, sehingga ia mengejar mereka.. Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku, sehingga orang Mesir mengetahui, bahwa Akulah TUHAN.." (Keluaran 14:4)

Ternyata Tuhan belum berhenti bekerja.. Ketika bangsa Israel sudah berhasil keluar dari tanah Mesir, kenapaa Tuhan membuat sii Firaun inii kembali mengejar bangsa Israel??
Tentuu sajaa Tuhan tidak membuat hal ini tanpa tujuan apa-apa, Tuhan ingin menyatakan kemuliaan-Nya tidak hanya untuk bangsa Israel, tapii juga untuk orang Mesir... 

Ada satu hal menarik di dalam cerita inii, respon bangsa Israel ketika melihat pasukan Firaun mengejar adalah : bersungut-sungut, protes sama Tuhan (Keluaran 14 :10-12) Padahal seharusnya, bangsa Israel mempercayai Tuhan sepenuhnya karena tanda heran yang sudah Tuhan buat di Mesir.. Gue pernah berpikir, "ihh sii bangsa Israel koqq bisa-bisanya sehh ngomel-ngomel gtuu samaa Tuhan?? Padahal udah baguuZ Tuhan keluarin dari Mesir.. (versi bahasa gaol guee :p) Nahh waktu gue berpikir seperti ituu, gue mendapat sebuah pewahyuan (apaa sii -_-) Bersungut-sungut berbicara mengenai respon hati.. Apaa respon hati kitaa waktuu Tuhan kasih masalah?? Apaa respon hatii kitaa ketika ada orang yang menyakiti hati kita?? Apakah kitaa tetap mengucap syukur?? Ataau malah kita seperti bangsa Israel?? Bersungut-sungut samaaa Tuhan, protes besar-besaran ke Tuhaan??


Gue jadi koreksi ke diri gue, apakah selama ini gue udah punya respon hati yang benar waktu ada masalah dataang?? Apakaah gue tetaap tenang atau malah protes ke Tuhan knapaa Tuhan kasih masalah?? Waktu adaa orang yang Tuhan izinkan menyakiti kitaa, apaa yang ada di pikiran kita?? Mengucap syukur atas orang ituu ataau malah membenci orang itu?? Kalo kita bersungut-sungut, protes samaa Tuhan, tanpa sadar kitaa sudah meragukan rencana Tuhan yang indah atas hidup kitaa loo.. Sama seperti bangsa Israel yang tidak bisa melihat rencana Tuhan yang sungguh besar atas bangsa ituu.. Cobaa bangsa Israel bisa melihat rencana Tuhan yang besar itu, Tuhan pasti nggak akan dehh buat bangsa Israel muter-muter selama 40 tahun..hehee..

Yuu sama-sama belajar untuk punya respon hati yang benar.. Ketika adaa masalah datang, atau apapun yang mungkin terlihat negatif di mata kitaa, cobaa tanya Tuhan, apaa maksud Tuhan atas hal yang di mata kita 'negatif ' ituu.. Ingeed segala sesuatu mendatangkan kebaikan, jadi ketika Tuhan izinkan masalah terjadi, Tuhan pasti juga akan membuat mujizat untuk kita dan tujuannya adalah supaya kita lebih percayaa dan tidak meragukan rencana Tuhan lagi.. Jangaan ragukan Tuhan lagii yaaa :) God bless us ^o^


"Ketika dilihat oleh orang Israel, betapa besarnya perbuatan yang dilakukan TUHAN terhadap orang Mesir, maka takulah bangsa itu kepada TUHAN dan mereka percaya kepada TUHAN dan kepada Musa, hamba-Nya itu.." (Keluaran 14:31)


3 komentar:

  1. nice! terus menabur.
    orang yg membaca tulisan lu kebanyakan tidak akan meninggalkan komentarnya, tapi itu udah cukup buat membangkitkan dan mengingatkan mereka.

    BalasHapus
  2. tenggs yaa anonim.hohoo.. leave your name dunk :D

    BalasHapus
  3. Keziaaa....bagus bgt critanyaa....^o^
    jd terinspirasi dr crita ini dan smakin bersyukur...
    ttp menulis ya adekku sayang,,,
    tulisanmu bagus deh...^^

    BalasHapus

pliss give your comments to encourage me :)